
Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menyatakan bahwa Rusia bertanggung jawab atas jatuhnya penerbangan MH17 milik Malaysia Airlines pada tahun 2014. Keputusan bersejarah ini diambil dalam kasus yang diajukan oleh Belanda dan Australia pada tahun 2022 dan mendapat dukungan mayoritas dari 36 anggota dewan ICAO.
+ Valero: Spanyol ungkap sistem serangan udara serbaguna yang dikembangkan oleh Indra
Penerbangan MH17, yang terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, ditembak jatuh di wilayah timur Ukraina pada 17 Juli 2014, mengakibatkan 298 orang tewas, termasuk penumpang dan awak pesawat. Dewan ICAO menyimpulkan bahwa Rusia telah melanggar Konvensi Chicago, sebuah perjanjian internasional yang secara eksplisit melarang penggunaan senjata terhadap pesawat sipil.
Sebuah tonggak hukum dalam penerbangan internasional
Menurut ICAO — sebuah badan khusus di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang beranggotakan 193 negara — ini adalah pertama kalinya dewan secara langsung menyatakan suatu negara bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat sipil, yang merupakan pelanggaran terhadap konvensi tersebut.
Menteri Luar Negeri Belanda, Casper Veldkamp, menyebut keputusan ini sebagai “langkah penting menuju keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.” Dalam pernyataannya, dewan juga akan mempertimbangkan langkah-langkah kompensasi yang mungkin dilakukan dalam beberapa minggu mendatang.
Belanda dan Australia juga meminta dimulainya segera perundingan resmi dengan Rusia, di bawah pengawasan langsung ICAO, guna mencapai kesepakatan terkait kompensasi dan pengakuan tanggung jawab atas insiden tersebut.
Keputusan ini meningkatkan tekanan internasional terhadap Moskow, yang menyangkal keterlibatan dalam insiden tersebut, meskipun berbagai penyelidikan internasional menunjukkan bahwa pesawat tersebut ditembak oleh rudal permukaan-ke-udara dari wilayah yang dikuasai separatis pro-Rusia dengan senjata yang disediakan oleh militer Rusia.
Sumber: Organisasi Penerbangan Sipil Internasional – ICAO. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
